DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF PANDEMI COVID-19 TERHADAP EKONOMI DAN PENDIDIKAN!

 Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) adalah virus yang menginfeksi saluran pernapasan, Virus ini pertama kali ditemukan di kota Wuhan-China pada Desember 2019. Gejala munculnya virus Covid-19 berupa flu, demam, batuk, radang, sakit kepala, diare, sesak napas, dan pilek. Virus ini dapat menyebar dengan cepat dan telah menginfeksi kebanyak negara salah satunya Indonesia, Kasus pertama Covid-19 resmi dikonfirmasi pada tanggal 2 Maret 2020 yang dialami dua orang WNI yang diduga berhubungan secara langsung dengan WNA yang ternyata positif Covid-19. Pemerintah menyatakan status darurat pada tanggal 14 Maret 2020, dan pada awal April pemerintah mulai memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pemerintah mulai membatasi beberapa sarana Transportasi dan fasilitas umum, kegiatan sosial atau kegiatan diluar rumah seperti Sekolah dan berkerja juga dilakukan dirumah masing-masing. Saat ini Covid-19 sudah membawa banyak perubahan bagi Indonesia, dimulai dari perubahan pola pendidikan di Indonesia sampai perubahan kondisi ekonomi di Indonesia.
• Dampak covid-19 terhadap pendidikan dan ekonomi di Indonesia terbagi 2, yaitu : Dampak Negatif dan Dampak Positif. Dampak negatif covid-19 terhadap ekonomi sangat terasa karena hal ini menyentuh berbagai lapisan masyarakat, salah satunya tersendatnya kebutuhan primer manusia. Karena Negara akan terbebani jika harus menanggung segala kebutuhan pokok setiap penduduknya. Selain itu, daya beli menurun, biaya pendidikan meningkat dan harga barang naik, terutama masker, sanitizer, pengukur suhu, hingga obat obatan.

• Dampak positif covid-19 terhadap ekonomi ialah pengeluaran masyarakat berkurang, hemat biaya transportasi karena aktivitas dirumah saja. Kemudian juga, dari sisi media seperti youtube, spotify, netflix dan lainnya juga meraup keuntungan besar. Karena masyarakat dari berbagai kalangangan termasuk juga dunia pendidikan pada saat ini ketika dirumah mereka sebagian besar adalah menggunakan media tersebut, dengan kebijakan pemerintah membuat keputusan dengan mengubah sistem proses pembelajaran menjadi daring atau online.

• Dampak negatif covid-19 terhadap pendidikan, yaitu mengharuskan pemerintah mengambil keputusan mendadak dengan cara meliburkan atau menggantikan sistem pembelajaran yang awalnya di sekolah menjadi dirumah. Sehingga membuat kebingungan di berbagai kalangan masyarakat. Faktor utama kebingungan yang dialami ialah ketidaksiapan sekolah atau madrasah maupun perguruan tinggi melaksanakan pembelajaran daring atau online, meskipun pemerintah memberikan solusi dalam penilaian terhadap siswa maupun mahasiswa sebagai syarat kenaikan atau kelulusan dari lembaga pendidikan disaat pandemi covid-19. Peralihan cara pembelajaran ini memaksa berbagai pihak untuk mengikuti keputusan yang ditetapkan pemerintah. Dan yang menjadi pilihan adalah dengan memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran daring atau online. Karena penguasaan dosen dan guru terhadap teknologi masih rendah, keterbatasan sarana dan prasarana kedua belah pihak, keterbatasan jaringan internet berdampak proses pembelajaran daring atau online tidak stabil dan ketidak sanggupan dalam memenuhi kebutuhan kuota internet, dan juga beresiko putus sekolah permanen factor tertentu.

• Dampak positif Covid-19 terhadap pendidikan ialah menambah peran orang tua dalam proses kegiatan belajar anak – anaknya, pengetahuan teknologi terhadap guru atau dosen maupun siswa atau mahasiswa bertambah,meningkatkan kualitas pendidikan dengan kemajuan teknologi di sekolah maupun perguruan tinggi, dan pemerintah lebih peka terhadap pendidikan yang saat ini menggunakan sistem online.

• Harapan Saya setelah pandemi covid-19 berakhir adalah semoga sekolah dan tempat-tempat umum lainnya seperti pasar, Toko, Supermarket, mol, dan lain-lainnya bisa segera di buka agar bisa beroperasi seperti biasa, agar permasalahan perekonomi di masyarakat bisa segera Di atasi. 
Maka dari itu agar Pandemi ini cepat berakhir mari kita mengikuti anjuran pemerintah menaati protokol kesehatan 5M yaitu Mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan menjaga mobilitas.



~Sumber Tulisan : http://himasylva.fp.unila.ac.id/?p=175
~Sumber foto covid-19 : https://m.bisnis.com/amp/read/20210602/19/1400261/bingung-dengan-nama-baru-virus-corona-ini-daftarnya
~Sumber foto protokol 5m : https://www.its.ac.id/tgeofisika/id/mari-tetap-disiplin-dengan-protokol-kesehatan-5-m/

Biodata
NAMA: Sandiki Rahmat Syaleh
KELAS: X IPA 2
Absen : 32

Komentar